Dokumen & Panduan

Melalui jalur RPL, pengalaman kerja dan pendidikan non-formal bisa diakui. Baca selengkapnya dalam Buku Pedoman RPL

Pedoman MBKM adalah panduan operasional sekaligus sebagai peta komprehensif bagi mahasiswa untuk menguasai keilmuan lintas disiplin

Membangun generasi unggul melalui iklim akademik yang kondusif dan lingkungan belajar yang suportif, interaktif, dan penuh motivasi

Pendidikan membentuk pikiran, penelitian melahirkan inovasi, pengabdian memberi solusi nyata, dan dakwah menguatkan karakter islami

FAQ #2 (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Temukan Jawaban dengan Cepat. Kami telah merangkum berbagai pertanyaan yang sering diajukan terkait kegiatan pembelajaran.

Apa perbedaan kategori Perolehan Kredit dan Transfer Kredit pada RPL?
  1. Perolehan Kredit: Rekognisi dari Capaian Pembelajaran Nonformal, Informal, dan Pengalaman kerja.
  2. Transfer Kredit: Rekognisi dari Capaian Pembelajaran Formal sebelumnya yang diperoleh dari pendidikan formal pada Program Studi pada Perguruan Tinggi sebelumnya (dibuktikan dengan Ijazah dan Transkrip Nilai)
Siapa saja yang bisa mendaftar program RPL?

Program ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki masa kerja, memiliki sertifikasi kompetensi tertentu, atau pernah menempuh pendidikan non-formal dan ingin mendapatkan pengakuan gelar akademik formal.

Berapa lama waktu kuliah yang dibutuhkan jika lewat jalur RPL?

Masa studi akan jauh lebih singkat. Untuk program Sarjana (S1), biasanya Anda bisa lulus dalam waktu 1,5 hingga 3 tahun tergantung pada seberapa banyak SKS Anda yang diakui dari pengalaman lampau.

Tidak menemukan jawaban?

Tim Dukungan kami akan membantu Anda
Suasana Akademik Universitas Islam Riau

Suasana Akademik (academic atmosphere) merupakan kondisi yang harus diciptakan untuk membuat proses pembelajaran di perguruan tinggi berjalan sesuai visi, misi, dan tujuannya. Dalam lingkungan pendidikan tinggi, suasana akademik menciptakan iklim yang kondusif bagi kegiatan akademik, seperti interaksi antara dosen dan mahasiswa, interaksi antar mahasiswa, maupun interaksi antar dosen, untuk mengoptimalkan proses pembelajaran, sesuai dengan visi, misi, dan tujuan Perguruan Tinggi. Suasana akademik di UIR dibangun melalui sinergi antara kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang terangkum dalam Catur Dharma, yaitu Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Dakwah Islamiah Kampus. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa setiap mahasiswa dan sivitas akademika terlibat dalam proses pembelajaran yang komprehensif, mencakup pengembangan ilmu pengetahuan yang selaras dengan nilai-nilai Islami. Dalam upaya menciptakan suasana akademik yang kondusif Universitas Islam Riau melalui Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) menyusun sistem pengembangan suasana akademik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, sampai dengan penilaian terciptanya suasana akademik yang berkualitas. Suasana akademik yang baik ditunjukkan dengan perilaku yang mengutamakan kebenaran ilmiah, profesionalisme, kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik, serta penerapan etika akademik secara konsisten.Penerapan ini sebagai upaya mewujudkan visi, misi, dan tujuan UIR menjandi “Universitas Islam Berkelas Dunia Berdasarkan Iman dan Takwa”.

Integrasi Catur Dharma

Integrasi Catur Dharma adalah penyatuan empat pilar utama—pendidikan/pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, dan dakwah Islamiyah (khusus perguruan tinggi Muhammadiyah/UII)—ke dalam satu kesatuan kegiatan akademis. Tujuannya agar hasil riset dan pengabdian dosen langsung diterapkan dalam pembelajaran, membentuk karakter mahasiswa, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat